Rabu, 29 Desember 2021

TURUNAN KALKULUS

 Written by Riska Oktafia, NPM 21312073,  Kelas IF 21 C, S1 Informatika, Fakultas Teknik Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia


Turunan

 Definisi turunan adalah perubahan nilai fungsi pada waktu titik yang sangat kecil (laju perubahan nilai / nilai sesaat).

Contoh:


f(x) = 5x10 – 3x8 + 4x2 – 5

f'(x) = 50x9 – 24x7 + 8x

Beberapa materi fisika yang menggunakan turunan diantaranya GLBB (kecepatan / percepatan sesaat), relativitas, induksi elektromagnetik, dan lain–lain.


Aturan Turunan

Untuk mencari bentuk turunan pada fungsi yang memiliki bentuk khusus (bentuk perkalian/ pembagian), berlaku aturan turunan


Bentuk perkalian (bentuk uv)

f(x) = u(x)v(x)


f'(x) = u'(x)v(x) + u(x)v'(x)


Contoh: bentuk uv


f(x) = (x2 – 5) (x3 – 8x + 7)


f'(x) = u’v + uv’


f'(x) = (2x) (x3 – 8x + 7) + (x2 – 5) (3x2 – 8)


Bentuk pembagian (bentuk Kupas Tuntas Rumus Kalkulus Dasar: Limit, Turunan, dan Integral 304)

Kupas Tuntas Rumus Kalkulus Dasar: Limit, Turunan, dan Integral 305


contoh: bentuk Kupas Tuntas Rumus Kalkulus Dasar: Limit, Turunan, dan Integral 306


Contoh:


f(x) = 6cos (5x-2)


f'(x) = 6.(-5 sin (5x – 2))


f'(x) = -30 sin (5x – 2)


Bentuk Berantai/ Turunan Dalam

Apabila suatu fungsi memiliki bentuk berantai (ada fungsi didalam fungsi), maka ketika fungsi tersebut diturunkan akan mematuhi aturan berikut


Contoh:


f(x) = 7 (x5 – 1)3


f'(x) = 7.3 (x5 – 1)2 (5x4)


f'(x) = 105x4 (x5 – 1)2

Selasa, 28 Desember 2021

LIMIT TRIGONOMETRI KALKULUS

 Written by Riska Oktafia, NPM 21312073, kelas IF 21 C, S1 Informatika, Fakultas Teknik Ilmu Komputer, Universitas Teknokrat Indonesia


1. Limit Trigonometri

Pengertian Trigonometri

Trigonometri merupakan cabang dari ilmu matematika yang mempelajari hubungan antara panjang dan sudut segitiga, biasanya digunakan dalam membuat desain bangunan, pembuatan jembatan, dan pada bidang astronomi. Pelajari lebih lanjut tentang definisi trigonometri


Sedangkan limit trigonometri merupakan nilai paling dekat dari suatu sudut. Istilah-istilah yang ada dalam trigonometri yaitu sinus (sin), cosinus (cos), tangen (tan), secan (sec), cosecan (csc), dan cotangent (ctg).


Pada saat menentukan nilai dari suatu limitnya, beberapa cara/metode yang sering dipakai adalah substitusi, pemfaktoran, turunan, dan kali sekawan.


Dalam trigonometri, terdapat beberapa rumus yang berbentuk seperti di bawah ini:


1. Rumus kebalikan

2. Rumus identitas


sin2α + cos2α = 1

1 + cot2α = csc2α 

1 + tan2α = sec2α 

3. Rumus jumlah dan selisih trigonometri


sin (α + β) = sin α cos β + cos α sin β

sin (α – β) = sin α cos β – cos α sin β

cos (α + β) = cos α cos β – sin α sin β

cos (α – β) = cos α cos β + sin α sin β

4. Rumus perkalian


2 cos α cos β = cos (α + β) + cos (α – β)

2 cos α sin β = sin (α + β) – sin (α – β)

2 sin α cos β = sin (α + β) + sin (α – β)

– 2 sin α sin β = cos (α + β) – cos (α – β)

5. Sudut rangkap


sin 2α = 2 sin α cos α

cos 2α = 1 – 2 sin2α = cos2α – sin2α

tan 2α =




Contoh soal


a. Berapakah nilai a dan b dalam limit trigonometri di bawah ini


pembahasan:
Pertama, untuk mengerjakan soal tersebut, kita harus membuat . Hal ini bertujuan untuk mendapatkan nilai a pada persamaan tersebut.
Sehingga kita dapat menuliskan persamaannya seperti berikut.
a + cos (0.b) = 0
a + cos 0o = 0
a + 1 = 0
a = -1

Setelah mendapatkan nilai a, maka kita bisa memasukkan nilai a ke dalam persamaan tersebut sehingga membentuk.
Namun, jika kita memasukkan nilai x=0, maka hasil yang di dapatkan adalah bentuk tak tentu.
Kita dapat menggunakan dalil L’Hospital bertingkat untuk mendapatkan bentuk persamaan yang lebih baik.
Dalil L’Hospital 1
Persamaan di atas, disederhanakan kembali menggunakan Dalil L’Hospital.

Contoh Soal Limit Trigonometri no 3 Bagian 4 
-b2 = -4
b = 2
Nilai a dan b yang memenuhi untuk persamaan limit trigonometri di atas adalah a=-1 dan b=2. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif, b= ±2.

2. Limit Tak Hingga dan Limit Di Tak Hingga

Limit Tak hingga
Lim f(x) : ∞
-∞ -∞ 

Limit di tak Hingga
Lim f(x)
x→ ∞ 
 
Contoh Soal Limit Tak Hingga:
Tentukan hasil dari soal berikut!

Persamaan di atas, disederhanakan kembali menggunakan Dalil L’Hospital.

Contoh Soal Limit Trigonometri no 3 Bagian 4 
-b2 = -4
b = 2
Nilai a dan b yang memenuhi untuk persamaan limit trigonometri di atas adalah a=-1 dan b=2. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih objektif, b= ±2.

2. Limit Tak Hingga dan Limit Di Tak Hingga

Limit Tak hingga
Lim f(x) : ∞
-∞ -∞ 

Limit di tak Hingga
Lim f(x)
x→ ∞ 
 
Contoh Soal Limit Tak Hingga:
Tentukan hasil dari soal berikut!
Dengan pengertian sebagai berikut:

Apabila m < n, maka L = 0
Apabila m = n, maka : = a/p
Apabila m > n, maka L = ∞
 Contoh Soal Limit Di Tak Hingga:
Hitung limx→∞(x3−7x2)

Jawab :
Faktorkan suku pangkat tertinggi dari polinom tersebut, kemudian hitung limit dari masing-masing faktor dengan berpedoman pada sifat A . limx→∞(x3−7x2)=limx→∞x3(1−7x)=limx→∞x3⋅limx→∞(1−7x)=limx→∞x3⋅(1−0)=limx→∞x3=∞ 




RANDOM ACCES MEMORY (RAM)

 Written by Riska Oktafia, NPM 21312073, Kelas IF 21 C, S1 Informatika, FTIK,  Universitas Teknokrat Indonesia



Sumber : tabloid pulsa.id


Pengertian RAM

RAM yang adalah singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang mengakses data secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut.RAM biasa juga disebut sebagai memori utama (main memory), memori primer (primary memory), memori internal (internal memory), penyimpanan utama (primary storage), memory stick, atau RAM stick.


Sejarah dan Perkembangan RAM

Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic. Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM. Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM. Namun perkembangan RAM ini sangat cepat sehingga beberapa ahli komputer juga turut melakukan pengelompokan dari evolusi ram ini.


Fungsi RAM

Berikut ini terdapat beberapa fungsi ram, terdiri atas:


Menyimpan data yang berasal dari piranti masuk sampai data dikirim ke ALU untuk diproses.

Menyimpan data hasil pemrosesan ALU sebelum dikirim ke piranti keluaran.

Menampung program atau intruksi yang berasal dari piranti masuk atau dari piranti pengingat sekunder.

Untuk membantu kinerja komputer anda agar bisa menyimpan data secara sementara.

 

Jenis-Jenis RAM 

1.R A M

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar-besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981.

 

2.DRAM

Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. 

 

3. FP RAM

Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks ataudaftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat padasebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya.

 

4. EDO RAM

Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM.Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapatdipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan. Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.


5. SD RAMPC66

Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memoridimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron denganfrekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random AccessMemory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yangmembutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns. Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadistandar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium

 

6. SD RAM PC100

 Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini di desain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium IIyang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100. Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800 MB per detiknya.Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7.Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel PentiumII generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasiawal.

 

7. DR DRAM

Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur barudan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM. Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja padasistem bus 800 MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6 GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganyayang sangat mahal.


8. RDRAM PC 800

Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memorilainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanyaterletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel. Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerjasama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium 4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.

 

9. SD RAM PC133

 Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133 MHz dengan access time sebesar 7,5 ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06 GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133 MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.

 

10. DDR SDRAM

Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif.

 

11. DDR RAM

Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double datarate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya. Perbedaan DDR2 dengan DDR

 

12. DDR2 RAM

Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipatganda.

 

13. DDR3 RAM

RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200-533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz).

Sabtu, 11 Desember 2021

Sejarah Perkembangan Proyektor

 Written by Riska Oktafia_NPM.21312073_IF 21 C_S1 Informatika_FTIK_Universitas Teknokrat Indonesia


Sumber:1.bp.blogspot.com


Pengertian Proyektor

Proyektor merupakan salah satu alat optik yang seringkali digunakan untuk memproyeksikan atau menghadirkan/menampilkan gambar sehinga lebih besar yang digunakan oleh semua orang ketika melakukan persentase kelas. Proyektor merupakan alat yang wajib tersedia di Institusi pendidikan, perusahaan, lembaga, dan institusi lainnya.


Kegunaan Proyektor

Proyektor berguna untuk mempermudah seseorang melakukan presentasi secara visual apa yang hendak ia katakan. Sehingga orang-orang yang menyaksikan bisa lebih mudah paham maksud dari apa yang disampaikan. Proyektor juga umumnya digunakan sebagai alat proyeksi gambar atau video tontonan dan juga sebagai alat hiburan.


Cara Kerja Proyektor

Cara kerja dari proyektor adalah proyektor menerima isyarat video dan juga memproyeksikan gambar yang diterima tersebut kemudian diteruskan menuju monitor proyeksi dengan memanfaatkan sistem lensa (kamera terbalik). Kita bisa melakukan perbaikan gambar yang buram, serta seberapa besar kecil nya layar yang ingin ditampilkan.


Sejarah Perkembangan Proyektor

1. Enlarger (Abad Ke-16 Hingga 1990an)

Enlarger adalah alat proyektor transparansi khusus yang memiliki fungsi serupa dengan Overhead Proyektor. Enlarger juga dikenal sebagai perangkat pendahulu dari OverHead Projector. Enlarger digunakan untuk proyeksi hasil fotografi dari film atau biasanya disebut dengan kertas bening melalui cahaya lampu yang dipancarkan.

Hanya saja pada perangkat ini, pengoperasiannya secara manual. Dalam artian bahwa sebagian besar fungsi yang dimiliki oleh alat ini masih mengandalkan tangan langsung dari manusia. Lain halnya pada Overhead projector yang sudah memiliki beberapa fungsi otomatis.


2. Magic Lantern (Abad Ke-17 Hingga 1940)

Sumber : Pinterest


Magic Lantern atau dalam Bahasa Indonesia adalah Lentera Ajaib/Laterna Magica merupakan salah satu jenis perangkat pencetus proyektor gambar. Proyektor Magic Lantern pertama kali ditemukan oleh Jesuit Athanasius Kircher pada tahun 1671 dan mulai dikembangkan pada abad ke-17 dan terus dikembangkan sampai pada masa produksi terakhir di tahun 1940-an.

Lentera Ajaib ini memanfaatkan fungsi cermin cekung yang berada dibelakang sumber cahaya. Kemudian cahaya ini yang mengarah ke layar/screen melalui selembar kertas bening. Kelebihan dari proyektor lawas ini adalah memungkinkan seseorang untuk menyesuaikan fokus bidang, sehingga proyeksi gambar bisa lebih optimal sesuai jarak proyeksi.

Pada awal dahulu sumber cahaya yang digunakan untuk alat ini menggunakan cahaya lilin, lampu minyak. Hingga sumber cahaya yang paling umum digunakan saat itu adalah sinar matahari. Pada akhirnya penemuan listrik ditahun 1860an memperbaharui prinsip kerja dari proyektor ini dengan menggunakan lampu sebagai sumber cahaya terbaru.


3. Overhead Projector (1950 - 1990)


OverHead Projector atau yang biasanya disingkat dengan OHP merupakan perangkat bantu sederhana yang mampu memproyeksikan tulisan atau gambar pada kertas film atau plastik bening transparan. Prinsip kerja dari alat ini serupa dengan dua pendahulunya yakni Enlarger dan Magic Lantern.

Alat yang satu ini terbilang perangkat yang lebih modern dijamannya. Ada beberapa fungsi yang sudah otomatis untuk digunakan. Namun untuk sebagian besar masih sama yakni memanfaatkan sumber cahaya untuk memproyeksikan gambar atau film dari kertas bening ke layar/screen.

Alat ini juga terbilang yang paling mudah, sebab tidak memerlukan lagi jepitan ataupun penyangga. Kertas bening yang merupakan media gambar cukup diletakkan diatas landasan perangkat. Cahaya dari sisi bawah perangkat mampu memproyeksikan gambar dari kertas bening secara 90 derajat ke arah layar/screen. Alat ini juga terbilang yang paling efektif saat itu, sebab teknologi cahaya yang digunakan termasuk yang paling terang dengan sistem optik yang lebih efisien dan optimal. Sehingga alat ini lebih memungkinkan untuk digunakan dioperasikan diruangan normal atau dengan gangguan cahaya alami. Sehingga tidak wajib lagi memanipulasi kegelapan ruangan ketika dioperasikan.


4. Slide Projector (1960 – 2000)

Sumber : Amazon.com


Proyektor Slide merupakan mekanisme perangkat slide yang dapat menampilkan gambar fotografi secara slide atau bergeser. Alat ini merupakan hasil dari pengembangan proyektor Magic Lantern. Hanya saja pada perangkat ini memiliki format yang lebih besar dengan beberapa fungsi tambahan.

Perangkat ini pertama kali dikenal luas di dunia pada tahun 1950 hingga tahun 1999 akhir, atau 2000an awal. Dahulu proyektor ini banyak digunakan sebagai bentuk perangkat hiburan dirumah untuk menampilkan beberapa gambar cetak dari foto klise kamera analog di jaman tersebut.

Meskipun begitu, perangkat Slide projector juga sering digunakan sebagai alat pendukung pendidikan atau kelembagaan sebagai perangkat persentase. Pada alat ini juga sudah tersedia beberapa tombol otomatis yang dapat digunakan untuk memudahkan pengoperasiannya.


5. Movie Projector (1879 – 2000)

Sumber : dreamstime.com


Proyektor film yang pertama kali ditemukan bernama Zoopraxiscope. Jenis proyektor film ini diciptakan oleh seorang fotografer Inggris bernama Eadweard Muybridge pada tahun 1879. Zoopraxiscope memiliki prinsip kerja dengan memproyeksikan gambar dari cakram kaca yang diputar. Sehingga putaran cakram kaca inilah yang membuat gambar seolah-olah sedang bergerak.

Di Era sekarang prinsip kerja proyektor film ini lebih dikenal dengan prinsip Stop-Motion yang biasa kita lihat di video singkat instagram. Dahulu gambar stop-motion menggunakan cat warna atau hitam yang diaplikaskan ke kaca diagram sebagai siluet.

Jenis proyektor film merupakan jenis proyektor yang memiliki pengembangan paling banyak. Sebab selama penggunaannya yang meluas, juga terlahir beberapa fitur tambahan. Diantaranya adanya fitur Aeroscope genggam yang ditemukan oleh Polandia saat itu. Kemudian pada tahun 1888, seorang warga Prancis bernama Louis Le Prince mengeluarkan paten 16 lensa yang mengabungkan gambar bergerak. Sehingga proyeksi gambar gerak lebih realitis. Hingga akhirnya The Lumiere Bersaudara membuat film pertama yang memanfaatkan perangkat proyektor film ini sebagai alat pemutaran film mereka. Film pertama mereka diperkenalkan pada tahun 1894 dengan judul Sortie de l'usine Lumière de Lyon.


6. Digital Light Processing Projector (1997 – 2006/2019)


Digital Light Processing atau yang biasanya disingkat dengan DLP merupakan salah satu jenis proyektor modern di awal tahun 2000an. Dalam bahasa Indonesia perangkat ini disebut dengan teknologi proyektor Pemprosesan Cahaya Digital.

Proyektor ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Homebeck pada tahun 1987. Basis pertama dari proyektor ini pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan Digital Projection Ltd di tahun 1997. Siapa sangka jenis proyektor ini pernah mendapatkan Emmy Awards di tahun 1998.

Proyektor DLP menghasilkan gambar dari kaca kecil mikroskopis yang disusun dalam sebuah matrix diatas chip semikonduktor. Chip ini dikenal sebagai DMD atau Digital Micromirror Device. Chip ini juga yang menjadi pencetus penjualan massal produk proyektor kala itu dengan lisensi chipset perusahaan mereka.

Proyektor ini lebih canggih dengan kemampuan yang dapat menghasilkan resolusi gambar komputer yakni 800x600, 1024x768, dan 1280x720. Beberapa diantara produksi proyektor di tahun 2019 ini, masih mengadopsi teknologi dari Digital Light Processing. Meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa di pasaran saat ini tersedia pula beberapa jenis projector canggih lainnya.


7. Proyektor 3 CRT (2000 – 2012)


Proyektor CRT adalah proyektor video yang menggunakan kecerahan tabung sinar katoda sebagai elemen yang menghasilkan gambar. Kemudian hasil elemen gambar ini difokuskan dan diperbesar ke layar menggunakan lensa yang berada di kaca perangkat.

Proyektor ini familiar dengan desain dan tampilannya yang menggunakan 3 lensa gambar berwarna. Tiga warna lensa yang umumnya digunakan adalah merah, hijau, dan biru. Dengan teknologi elemen warna ini membuat hasil produksi gambar jauh lebih berwarna dan lebih rapi.

Dahulu sistem crt dari proyektor ini hampir digunakan oleh semua perangkat proyektor. Sebab proyektor ini salah satu perangkat dengan kualitas proyeksi video yang paling baik di jamannya. Namun seiring waktu teknologi CRT mulai merosot ditahun 2012 dan tergantikan oleh teknologi modern seperti DLP dan LCD yang masih banyak digunakan di tahun 2019 ini.


8. Proyektor LCD (1968 – Sekarang)

Sumber : tokopedia.com


Proyektor LCD pertama kali ditemukan oleh Gene Dolgoff di New York pada tahun 1968. Hadirnya perangkat ini bertujuan untuk memproduksi sebuah video proyektor yang lebih cerah dibanding teknologi 3-CRT Projector.

Teknologi proyektor LCD pertama kali berkembang pesat di tahun antara 2004 hingga 2005. Dimana pada tahun ini teknologi proyektor LCD memiliki fitur yang jauh lebih lengkap dengan fungsi pengoperasian mudah dan warna yang lebih kontras. Beberapa teknologi LCD ini juga mendukung untuk dihubungkan dengan perangkat digital lainnya seperti TV dengan sambungan HDTV, VGA dan beberapa lainnya sudah menggunakan converter HDMI.


9. Liquid Crystal on Silicon Projector (2005 – 2013)


Pada acara Consumer Electronics Show, Intel mengumumkan berniat akan memproduksi skala besar chip LCoS murah untuk digunakan dalam tampilan panel data. Namun pada Desember 2005, Sony merilis produksi proyektor mereka bernama Sony VWPL VW100 atau yang disebut dengan Ruby.

Proyektor ini menggunakan 3 chip sekaligus dengan teknologi yang mampu menghasilkan resolusi asli 1920x1080 dengan rasio kontras 15.000:1. Teknologi LCoS awalnya disebut-sebut sebagai alat yang memungkinkan untuk menampilkan televisi dengan layar lebar, definisi yang tinggi, serta kualitas gambar yang lebih tinggi dengan biaya produksi yang lebih rendah.

Berbicara mengenai kualitas, LCoS adalah salah satu yang terbaik, namun pada tahun 2013 perlahan basis teknologi proyektor ini tidak lagi di produksi. Implementasi komersial hanya berada pada sony yang menggunakan SXRD (Silucin X-tal Reflective Display) dan JVC Digital Direct rive Image Light Amplifier (D-ILA).

Sony dan JVC cenderung memproduksi pasar proyektor menggunakan tiga panel LCoS, sedangkan beberapa produsen lainnya seperti Canon, Intel, Philips, Epson MicroDisplay terlihat jarang lagi menggunakan teknologi ini.


10. Proyektor Digital (2013 – Sekarang)

Sumber : els.co.id


Proyektor Digital pada dasarnya pertama kali dikenal pada tahun 1950. Bahkan beberapa jenis proyektor terdahulu termasuk sebagai kategori proyektor digital dengan perpaduan analog. Beda halnya pada proyektor digital yang sepenuhnya menerapkan fungsi digital.

Proyektor digital mulai terkenal di tahun 2013 hingga saat ini. Perangkat ini lebih moderen lagi dari beberapa jenis proyektor sebelum-sebelumnya. Didalam perangkat ini sudah termasuk dari semua teknologi proyektor yang ada.

Dalam perangkat ini, sudah termasuk penerapan teknlogi digital CRT, LDP, dan LCD. Sehingga untuk kualitas tidak perlu lagi dipertanyakan. Perbedaan pada jenis proyektor ini adalah sepenuhnya menghantar atau mengkonversi data gambar langsung dari komputer ke sistem lensa proyektor.

Gambar yang ditampilkan oleh komputer akan dapat diproyeksi secara langsung melalui sistem lensa digital perangkat ini. Terlebih fitur yang sangat lengkap untuk era saat ini. Sehingga tidak heran, untuk jenis proyektor digital terbilang proyektor dengan konektivitas ganda dan terlaris. Ada banyak jenis konektivitas yang didukung oleh proyektor digital.


Sumber :

https://www.esco.co.id/

https://www.projectorbali.com/

Rabu, 08 Desember 2021

Sejarah Perkembangan Keyboard

 Written by Riska Oktafia, NPM 21312073 dari Kelas IF 21 C, S1 Informatika Universitas Teknokrat Indonesia



                  Sumber : kibrispdr.org


Keyboard adalah sederet tuts dengan huruf-huruf acak yang awalnya diciptakan oleh seorang politikus sekaligus inventor amatir asal Milwaukee bernama Christopher Latham Sholes pada tahun 1868.

Awalnya, keyboard yang dibuat oleh Sholes tersebut masih belum seperti QWERTY keyboard seperti sekarang ini. Bahkan urutan hurufnya juga berbeda.

Namun, pada awal pemakaian keyboard yang belum QWERTY ini, Sholes justru merasa bingung sendiri karena selalu mengalami kesalahan dalam penulisan (pengetikan).

Hal tersebut dikarenakan letak antara tuts satu dengan lainnya sangat berdekatan sehingga ketika satu tombol ditekan tombol lain terkadang akan ikut naik.

Akhirnya, Sholes membongkar kembali penemuannya tersebut dan mengacak-acak letak hurufnya dan ditemukanlah susunan kombinasi huruf yang seperti sekarang ini.

Setelah diperbaiki mulai dari teknik gerak sampai deretan tiap tuts-nya, akhirnya pada tahun 1874, QWERTY keyboard mulai digunakan secara umum.

Perangkat pertama yang menggunakan QWERTY keyboard ini adalah mesin ketik buatan E Reminton. Menurut penjelasan di Wikipedia, kata QWERTY diambil dari 6 deret huruf paling atas di sebelah kiri, yaitu Q, W, E, R, T dan Y.

Pada tahun 1878, Sholes mempatenkan penemuannya tersebut sekaligus tata letak setiap tuts atau slug atau tombol yang ada di QWERTY keyboard.

Dikutip dari Smithsonianmag.com (03/05), pada tahun 1090, lebih dari mesin ketik buatan Remington yang menggunakan QWERTY keyboard diproduksi.

Kesuksesan penemuan Sholes ini semakin mencapai puncaknya ketika Remington, Caligraph, Yost, Densmore dan Smith-Premier merger menjadi satu perusahaan besar bernama Union Typewriter Company.

Uniknya, setelah QWERTY keyboard diadopsi dan digunakan sampai sekarang ini, nama Sholes justru tenggelam di balik bayang-bayang Remington.

Pada tahun 1932, seorang profesor bernama August Dvorak mendapatkan dana dari Carnegie Foundation untuk menciptakan keyboard yang lebih canggih daripada buatan Sholes.

Dvorak akhirnya berhasil menciptakan saingan QWERTY keyboard dengan menyusun huruf vokal dalam satu baris sejajar. Walaupun dalam pengujian menggunakan ASK (American Simplified Keyboard) buatan Dvorak lebih efisien, namun QWERTY keyboard tetap paling diminati.

Saat ini, baik untuk PC, laptop sampai perangkat PC, QWERTY keyboard masih tetap mendominasi dan susunannya juga tidak berubah dari waktu ke waktu.


Penggunaan Mesin Tik


Mesin tik pada masa kejayaannya merupakan salah satu primadona, dimana banyak orang bisa menulis dokumen dengan sangat mudah tanpa perlu menulis secara manual dengan tulisan tangan.

Tahun 1868, Cristopher Latham Sholes berhasil menemukan sebuah mesin yang dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia dalam membuat dokumen, yaitu mesin tik. 

Pada saat ditemukan, mesin tik pada dasarnya sudah mampu mengakomodir proses pengetikan cepat, bahkan konon katanya pengetikan dengan menggunakan mesin tik pada saat itu bisa jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan keyboard mesin tik pada jaman modern. Mesin tik pada saat itu merupakan sebuah inovasi yang sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat luas. 


Faktor Fisiensi dari Proses Mengetik


1. Tombol yang Paling Sering Digunakan


Penggunaan QWERTY pada saat diciptakan pada dasarnya mengacu pada perhitungan efisiensi waktu mengetik, dan juga tombol – tombol serta huruf mana saja yang sering digunakan, dan juga jarang digunakan. Hal ini membuat beberapa huruf yang sering digunakan dalam satu kata atau kalimat dibuat agar tidak bersebelahan atau berdekatan, sehingga dapat meminimalisir gangguan mekanisme mesin tik.

Begitupun sebaliknya, tombol yang merepresentasikan penggunaan huruf atau karakter yang jarang digunakan diletekan agak terpencil, terlihat dari peletakan huruf z dan juga x yang sulit dijangkau, karena memang huruf tersebut jarang digunakan.

Pada saat jaman komputer sudah mulai banyak digunakan, keyboard mulai banyak diproduksi. Pada awa masa penggunananya, produksi dan juga penggunaan dari sebuah keyboard masih menggunakan kabel klasik, yaitu kabel dengan port Ps/2 (baca juga mengenai fungsi port pada komputer). Namun demikian, seiring dengan perkembangan masa, maka penggunaan keyboard mulai menggunakan port USB, bahkan ada beberapa keyboard yang saat ini bisa digunakan dengan cara wireless alias tanpa kabel.


2. Peresmian QWERTY oleh ISO


Pada akhirnya, keyboard hasil acak – mengacak ini pun diterima secara luas, dan mulai dipatenkan. Pada tahun 1973, format keyboard, dengan susunan huruf qwerty diakui oleh organisasi standarisasi dunia (ISO) menjadi format standar pada sebuah papan ketik atau keyboard.

Dengan diresmikan dan juga dipatenkannya QWERTY sebagai standar dari sebuah keyboard, maka hal ini pun berujung pada munculnya perangkat terutama mesin tik yang menggunakan keyboard degnan format QWETY. Pada tahun 1960 hingga 1970-an pun juga menjadi salah satu era berlembangnya komputer dan juga mulai banyak digunakannya komputer secara luas, berkat perkembangan dari jaringan komputer. Maka semakin populerlah keyboard dengan format QWERTY sebagai alat input pada komputer.

Meskipun memilki format yang sama, namun demikian, pastilah penggunaan keyboard pada mesin tik dan juga komputer memiliki perbedaan yang jauh, kaena fungsi dari keyboard komputer jauh lebih kompleks dan bisa digunakan untuk banyak kepentingan, tidak hanya untuk melakukan proses pengetikan semata.

Christopher Latham (1868), pembuat rancangan dasar mesin ketik adalah seorang yang mengilhami Perusahaan Remington untuk menciptakan keyboard. Keyboard (Papan Ketik) Komputer merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol seperti huruf alfabet (AZ,az) untuk mengetikkan kalimat, juga terdapat angka (0-9) dan lain-lain, serta simbol-simbol khusus lainnya pada komputer.


 

Software Requirements Specification for Application for Payment Transaction Systems at Cashiers

    Software Requirements Specification for Application for Payment Transaction Systems at Cashiers Prepared by : Riska Ok...