Rabu, 19 Januari 2022

TURUNAN PART 2 KALKULUS

Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika _Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia



Aturan Pencarian Turunan



Contoh Soal

Tentukan f’(x) untuk fungsi berikut :


Tentukan f’(x) untuk fungsi berikut :





Turunan Trigonometri



Contoh Soal

Tentukan f’(x) untuk fungsi berikut:














 

TURUNAN PART 3 KALKULUS

Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika _Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia


Aturan Rantai (Chain Rules)





Persamaan Garis Singgung & Garis Normal



Contoh Soal


Turunan Fungsi Implisit


Contoh Soal







 

APLIKASI TURUNAN PART 1 KALKULUS

 Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika _Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia


Nilai Maksimum & Minimum


Contoh Soal




Aplikasi Turunan Kemonotonan




Contoh Soal





APLIKASI TURUNAN KALKULUS

 Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika _Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia



LOKAL DAN GLOBAL MAKSIMUM DAN MINIMUM

Lokal Maksimum & Lokal Minimum



Contoh soal











APLIKASI TURUNAN KALKULUS

 Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika _Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia



Contoh Sketsa Grafik Polinon









Rabu, 12 Januari 2022

PERBEDAAN PROCESS DAN THREAD

 Written by Riska Oktafia_NPM 21312073_Kelas IF 21 C_S1 Informatika_Fakultas Teknik Ilmu Komputer_Universitas Teknokrat Indonesia



PROCESS

Proses merupakan sebuah peristiwa pada sebuah program yang dapat dieksekusi. Sebagai sebuah eksekusi proses, maka hal tersebut membutuhkan perubahan keadaan. Keadaan dari sebuah proses dapat didefinisikan oleh aktivitas proses tersebut. Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/ processor’s register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, addressyang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global. Setiap proses mungkin  menjadi satu dari beberapa state berikut, antara lain: new, ready,running, waiting, atau terminated. Setiap proses direpresentasikan ada sistem operasi berdasarkan proses-control-block (PCB)-nya.Saya tekankan bahwa program itu sendiri bukanlah sebuah proses. Suatu programadalah satu entitas pasif, seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket,sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif, dengan sebuah program counter yangmengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkat sumberdaya/resource yang berkenaan dengannya.


Proses memiliki dua karakteristik namun kedua karakteristik dilakukan secara independen oleh sistem operasi :


1. Resource ownership (kepemilikan sumber daya) Proses mempunyai ruang alamat virtual untuk menangani image proses yangdidefinisikan dalam PCB.

2. Scheduling-execution (penjadwalan-eksekusi)Mengikuti suatu path eksekusi (trace), ada pergatian dari satu proses kelainnya Unit dari kepemilikan sumber daya diacu sebagai proses atau taskuatu threadyang salah dapat menganggu thread yang lain didalam proses yang sama,karenathread berbagai pakai ruang memori virtual dan sumber daya lain yang sama.


THREAD

Thread merupakan unit dasar dari penggunaan CPU, thread mengandung Thread ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah Thread berbagi code section, data section,dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama.Thread juga sering disebut lightweight process. Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. Perbedaan antara proses dengan thread tunggal dengan proses dengan thread yang banyak adalah prosesdengan thread yang banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu.


Berikut Merupakan Perbedaan proses dan thread :

1. Pembentukan Thread membutuhkan waktu yang lebih sedikit daripada pembentukan process.

2. Membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk menhakhiri Thread daripada process.

3. Lebih mudah dan cepat untuk melakukan switch antar Thread daripada switch antar process.

4. Thread menggunakan secara bersama ruang alamat dari proses yang menciptakannya.Proses memiliki ruang alamat sendiri-sendiri.

5. Thread memiliki akses langsung ke segemen data dari prosesnya. Masing-masing proses memiliki salinan segmen data dari parent process-nya.

6. Thread dapat saling komunikasi dengan thread lain dalam satu process. Antar prosesharus menggunakan komunikasi antar proses.

7. Thread hampir tidak memiliki overhead. Proses memiliki overhead.

8. Thread dapat memiliki pengaruh kontrol yang besar terhadap thread lain dalam satu proses. Proses hanya dapat mengendalikan proses anakannya.

9. Perubahan pada thread utama seperti pembatalan atau perubahan prioritas dapatmempengaruhi tingkah laku thread lain dalam satu proses. Perubahan pada parent proses tidak mempengaruhi proses anakan.


Sedangkan persamaan antara proses dan thread adalah antara lain :

1. Proses dan thread merupakan bagian dari program yang sedang dijalankan danmemerlukan resources register, PC, stack pointer.

2. Proses dan thread mempunyai status (ready, run, block) pada saat menggunakan CPUdan diatur oleh scheduler. (Full credit jika telah menyebutkan diatur oleh scheduler)


Dan berikut merupakan contoh jika Threads dan Proses di implementasikan dalam kernel

1. Kernel Windows

Pada sistem operasi Windows, kernel ditangani oleh file kernel32.dll. Kernel inimenangani manajemen memori, operasi masukan / keluaran dan interrupt. Ketika bootWindows, kernel32.dll di-load ke dalam spasi protected memory sehingga spasi memorinyatidak digunakan oleh aplikasi lain. Apabila ada aplikasi yang mencoba mengambil spasimemori kernel32.dll, akan muncul pesan kesalahan "invalid page fault".


2. Kernel Linux

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakanlisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruhdunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.Linux pertama kali ditulis oleh Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991. Pada saatitu, Proyek GNU telah membuat banyak komponen yang dibutuhkan untuk membentuksebuah sistem operasi yang bebas, tapi belum memiliki kernel yang melandasi komponenaplikasi tersebut. Sebenarnya waktu itu, sudah ada kandidat kuat sebagai fondasi sistemoperasi GNU, yang dinamakan dengan Hurd, tapi pengembangannya belum selesai. Pada saatawal pengembangannya, Linux sangat sederhana. Tapi berkat dukungan semua pihak(khususnya komunitas sistem operasi Minix) yang menyumbang ide ke dalam Linuxsehingga dapat berkembang dengan pesat.

Jumat, 07 Januari 2022

Jenis Multi Processor Organization SIMD

 Written by Riska Oktafia NPM 21312073_IF 21C_S1 Informatika Fakultas Teknik Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia


SIMD (Single Instruction Multiple Data)



Kelas komputer paralel dalam taksonomi Flynn . Ini menggambarkan komputer dengan beberapa elemen pemrosesan yang melakukan operasi yang sama pada beberapa titik data secara bersamaan. Dengan demikian, mesin tersebut memanfaatkan data tingkat paralelisme . SIMD ini terutama berlaku untuk tugas umum seperti menyesuaikan kontras dalam citra digital atau menyesuaikan volume audio digital . Paling modern CPU desain termasuk instruksi SIMD dalam rangka meningkatkan kinerja multimedia digunakan.


Keuntungan SIMD antara lain sebuah aplikasi yang dapat mengambil keuntungan dari SIMD adalah salah satu di mana nilai yang sama sedang ditambahkan ke (atau dikurangkan dari) sejumlah besar titik data, operasi umum di banyak multimedia aplikasi. Salah satu contoh akan mengubah kecerahan gambar. Setiap pixel dari suatu gambar terdiri dari tiga nilai untuk kecerahan warna merah (R), hijau (G) dan biru (B) bagian warna. Untuk mengubah kecerahan, nilai-nilai R, G dan B yang dibaca dari memori, nilai yang ditambahkan dengan (atau dikurangi dari) mereka, dan nilai-nilai yang dihasilkan ditulis kembali ke memori.


Dengan prosesor SIMD ada dua perbaikan proses ini. Untuk satu data dipahami dalam bentuk balok, dan sejumlah nilai-nilai dapat dimuat sekaligus. Alih-alih serangkaian instruksi mengatakan “mendapatkan pixel ini, sekarang mendapatkan pixel berikutnya”, prosesor SIMD akan memiliki instruksi tunggal yang efektif mengatakan “mendapatkan n piksel” (dimana n adalah angka yang bervariasi dari desain untuk desain). Untuk berbagai alasan, ini bisa memakan waktu lebih sedikit daripada “mendapatkan” setiap pixel secara individual, seperti desain CPU tradisional.


Keuntungan lain adalah bahwa sistem SIMD biasanya hanya menyertakan instruksi yang dapat diterapkan pada semua data dalam satu operasi. Dengan kata lain, jika sistem SIMD bekerja dengan memuat delapan titik data sekaligus, add operasi yang diterapkan pada data akan terjadi pada semua delapan nilai pada waktu yang sama. Meskipun sama berlaku untuk setiap desain prosesor super-skalar, tingkat paralelisme dalam sistem SIMD biasanya jauh lebih tinggi. 


Kekurangannya adalah : Tidak semua algoritma dapat vectorized. Misalnya, tugas aliran-kontrol-berat seperti kode parsing tidak akan mendapat manfaat dari SIMD. Ia juga memiliki file-file register besar yang meningkatkan konsumsi daya dan area chip. Saat ini, menerapkan algoritma dengan instruksi SIMD biasanya membutuhkan tenaga manusia, sebagian besar kompiler tidak menghasilkan instruksi SIMD dari khas C Program, misalnya. vektorisasi dalam kompiler merupakan daerah aktif penelitian ilmu komputer. (Bandingkan pengolahan vektor .)


Pemrograman dengan khusus SIMD set instruksi dapat melibatkan berbagai tantangan tingkat rendah. SSE (Streaming SIMD Ekstensi) memiliki pembatasan data alignment , programmer akrab dengan arsitektur x86 mungkin tidak mengharapkan ini. Mengumpulkan data ke dalam register SIMD dan hamburan itu ke lokasi tujuan yang benar adalah rumit dan dapat menjadi tidak efisien.Instruksi tertentu seperti rotasi atau penambahan tiga operan tidak tersedia dalam beberapa set instruksi SIMD.


Set instruksi adalah arsitektur-spesifik: prosesor lama dan prosesor non-x86 kekurangan SSE seluruhnya, misalnya, jadi programmer harus menyediakan implementasi non-Vectorized (atau implementasi vectorized berbeda) untuk mereka. Awal MMX set instruksi berbagi register file dengan tumpukan floating-point, yang menyebabkan inefisiensi saat pencampuran kode floating-point dan MMX. Namun, SSE2 mengoreksi ini. SIMD dibagi menjadi beberapa bentuk lagi yaitu :

Exclusive-Read, Exclusive-Write (EREW) SM SIMD

Concurent-Read, Exclusive-Write (CREW) SM SIMD

Exclusive-Read, Concurrent-Write (ERCW) SM SIMD

Concurrent-Read, Concurrent-Write (CRCW) SM SIMD

Software Requirements Specification for Application for Payment Transaction Systems at Cashiers

    Software Requirements Specification for Application for Payment Transaction Systems at Cashiers Prepared by : Riska Ok...